Pengasuh yang telah bekerja selama dua tahun di keluarga Linggra itu diketahui memberikan obat penggemuk badan berupa deksametason dan pronicy, yang seharusnya hanya dikonsumsi oleh orang dewasa.
“Ini termasuk salah satu obat keras buat dewasa, tapi diberikan ke anak kita selama 1 tahun bayangkan,” kata Linggra.
Kondisi bayi semakin memburuk setelah obat dihentikan, dan ia harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
Bayi Linggra mulai menunjukkan gejala kelelahan, hilang nafsu makan, dan terus tidur setelah sembilan hari tidak lagi diberi obat.
“Hari ke-9 setelah pemberhentian obat itu, anakku jadi drop. Gak mau makan, gak mau minum, tidur terus, ga kuat untuk ngap-ngap,” tutur Linggra.
