Baca Juga: Masya Allah, Ini Kesaksian Aisyah Tentang Salat Malam Rasulullah
Said bin Jubair apabila usai salat Ashar pada hari Jumat, beliau tidak berbicara dengan siapapun sampai terbenam matahari – karena sibuk berdoa. (Zadul Ma’ad, 1/394).
Berdoa dengan tulus, menghadirkan perasaan sangat butuh di hadapan Allah, termasuk di antara sebab mustajabnya doa.
Diriwayatkan dalam Tarikh Damaskus, dari Zakariya bin Adi, Bahwa as-Shult bin Bushtom at-Tamimi duduk di halaqah Abu Jinab. Mereka berdoa setelah Ashar di hari Jumat. Suatu ketika di hari Jumat, saat mereka sedang berdoa, tiba-tiba mata Shutl bin Busthom ketetesan cairan dan langsung buta.
Akhirnya kawan-kawannya mendoakan dan menyebut-nyebut kesembuhan untuk Shult dalam doa mereka. sebelum matahari terbenam, beliau bersin sekali, tiba-tiba beliau bisa melihat dengan kedua matanya. Allah telah mengembalikan pandangannya. (Tarikh Damaskus, 64/140). Wallahu a'lam. (C)
