Usai melafalkan doa tersebut, Rasulullah SAW menyambungnya dengan doa lain yang diambil dari ayat-ayat suci Al-Qur'an.
Rabbana la tuzigh qulubana ba‘da idz hadaitana wahablana min ladunka rahmatan innaka anta-l-wahhab.
Artinya: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha-Pemberi (karunia). (Ali ‘Imran [3]: 8).
Riwayat lain, Rasulullah berdoa:
Allahumma, musharrifal qulub sharrif qulubana ila tha‘atika
