Keunggulan suara ini dihitung berdasarkan data sementara dari 357 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh Kabupaten Muna.
Rajiun-Purnama mengklaim memperoleh total suara lebih banyak dibandingkan paslon lainnya, termasuk La Ode Kardini-Noor Dhani, Abdul Rahman-Awal Jaya Bolombo, dan Ringa Jhon-Syarifuddin Udu.
Dalam konferensi pers yang digelar setelah pemungutan suara, Rajiun Tumada menegaskan bahwa meskipun mereka unggul, perbedaan suara antara paslon mereka dengan Bachrun-Asrafil sangat tipis.
Menurut Rajiun, selisih suara yang hanya terpaut ratusan ini rentan dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu melalui tindakan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
“Selisih suara yang sangat tipis ini bisa saja diobok-obok oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab,” ujar Rajiun, di kediamannya kepada telisik.id, Kamis (28/11/2024).
