MUNA, TELISIK.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, Sulawesi Tenggara, tengah menelusuri dugaan adanya honorer siluman yang lolos seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Beberapa honorer yang dinyatakan lulus seleksi diduga tidak aktif menjalankan tugas, dan surat keputusan (SK) pengangkatan mereka pun dicurigai banyak yang dipalsukan.

Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta, merespons masalah ini dengan segera mengambil langkah tegas. Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan penyelidikan terkait honorer yang lolos seleksi.

Baca Juga: Kemenag Hadapi Tantangan Kesenjangan Ajaran Agama dan Perilaku Umat

“Kita coba telusuri untuk mengetahui penyebabnya agar kita bisa mengetahui bagaimana mereka bisa terdaftar dalam seleksi PPPK,” ujar Bachrun, Sabtu (4/1/2025).