KENDARI, TELISIK.ID - Aktivitas seksual threesome yang melibatkan lebih dari satu pasangan dalam waktu bersamaan meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit kelamin yang perlu diwaspadai secara serius oleh semua pihak.

Pembahasan mengenai praktik threesome semakin sering muncul di ruang publik, terutama karena maraknya konten budaya populer dan diskusi daring yang menyinggung aktivitas seksual non-monogami.

Meski dibicarakan secara terbuka, risiko kesehatan dari praktik ini sering kali diabaikan. Threesome yang melibatkan tiga orang dalam satu aktivitas seksual, menempatkan setiap individu pada kemungkinan terpapar penyakit menular seksual dengan potensi lebih tinggi dibanding hubungan seksual dengan satu pasangan.

Kondisi ini tidak terlepas dari meningkatnya kontak fisik, pertukaran cairan tubuh, serta ketidakpastian status infeksi dari masing-masing individu.

Melansir Halodoc, Jumat (28/11/2025), aktivitas seksual dengan banyak pasangan merupakan salah satu faktor risiko utama penyebaran penyakit menular seksual.