KENDARI, TELISIK.ID - Hati yang keras pada umat Islam sangat dikhawatirkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Sebab seseorang yang hatinya keras akan sulit untuk menerima nasihat.

Padahal nasihat itu penting untuk memperbaiki diri. Saking pentingnya, kita dianjurkan untuk mencari orang yang alim, agar kita dinasihati.

Hati yang keras dapat terjadi karena kemaksiatan yang dilakukan secara terus menerus, hati yang mengeras menjadi tanda bahwa ia memiliki banyak penyakit hati, sehingga Allah menutup hatinya untuk menerima kebaikan.

Hati yang sudah terlanjur keras, tidak mudah untuk melembutkannya, bahkan lebih berat ketimbang pekerjaan lain semisal bersedekah, sebagaimana Abdullah bin Umar mengatakan :

“Sungguh menangis karena takut kepada Allah SWT lebih aku cintai daripada bersedekah dengan 1000 dinar.” Mungkin maksud Abdullah bin Umar, menangis karena Allah lebih berat dibanding bersedekah 1000 dinar.