Dilansir dari Republika.co.id, Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Minjahul ‘Abidin mengatakan, hasad merupakan penyakit hati yang dapat merusak ketaatan dan mendorong seseorang untuk berbuat dosa.
Sifat hasad menyebabkan kelelahan dan ambisi yang sama sekali tidak bermanfaat. Malahan itu semua mengandung dosa dan maksiat. Hasad pun menyebabkan orang buta mata hati sehingga orang yang bersifat hasad hampir tidak memahami hukum-hukum Allah.
Dikutip dari Islampos.com, ada tiga tanda orang yang hasad yaitu:
1. Melakukan ghibah saat (orang yang dihasadi) tidak berada di hadapannya.
2. Memuji (orang yang dihasadi) saat berada di hadapannya.
