"Secara standar nasional oke. Mungkin untuk mencapai di angka 20 (hari) itu kita butuh waktu seminggu. Seminggu selesai, tapi di 16 sampai 18 hari itu kan bukan berarti kita kekurangan standar minimal," ujarnya.
Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa angka ketahanan stok perlu dipahami berdasarkan perhitungan persediaan dan kebutuhan penyaluran BBM, bukan sebagai hitungan waktu sebelum bahan bakar habis.
Di sisi lain, Bahlil memastikan ketersediaan BBM jenis Solar serta bahan bakar nonsubsidi, yakni RON 92, RON 95, dan RON 98, berada dalam kondisi aman.
Ketahanan Stok Bukan Berarti Pertalite Akan Habis dalam 18 Hari
Ketahanan stok dalam satuan hari merupakan indikator untuk memperkirakan kemampuan persediaan memenuhi kebutuhan berdasarkan tingkat penyaluran dan pasokan yang tersedia.
