“Kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir enggak ada masalah. Sesuai dengan peraturan menteri tahun 2022 memang untuk konsumsi industri itu selalu mengikuti harga pasar yang ada,” ujarnya.
Seiring pernyataan tersebut, sejumlah SPBU swasta mulai menyesuaikan harga, khususnya pada jenis bahan bakar diesel. Di jaringan Vivo Energy, harga Diesel Primus tercatat naik menjadi Rp30.890 per liter, sementara Revvo 92 masih berada di Rp12.390 per liter.
Dalam unggahan resmi perusahaan, disebutkan, “Update Harga BBM Terbaru! Saatnya isi bahan bakar dengan pilihan yang lebih smart & berkualitas di SPBU VIVO. Revvo 92 - Rp 12.390, Diesel Primus - Rp 30.890,” tulis perusahaan tersebut.
Kenaikan harga Diesel Primus tersebut cukup signifikan dibandingkan awal Maret 2026 yang berada di kisaran Rp14.610 per liter. Kondisi ini mencerminkan adanya peningkatan biaya pengadaan dan distribusi di tengah tekanan pasar global.
Di jaringan BP-AKR, harga BBM per 1 Mei 2026 tercatat BP Ultimate sebesar Rp12.930 per liter, BP 92 Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.560 per liter. Kenaikan paling mencolok terjadi pada BP Ultimate Diesel yang sebelumnya berada di Rp14.620 per liter pada awal April 2026.
