Ketika ditanya mengenai dorongan dari dalam Partai Golkar agar maju sebagai calon ketua umum, Bahlil mengaku belum mengikuti perkembangan internal partai secara mendalam.
“Hmm, saya sendiri belum ikuti terlalu detail ya. Nanti kan Munasnya itu akan dilakukan tanggal 20, pendaftarannya itu yang saya dapat laporan bahwa akan dilakukan di tanggal 19 Agustus. Jadi mungkin nanti setelah pendaftaran baru kita bisa tahu bagaimana mekanismenya,” tambahnya.
Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok, Gas dan Iuran BPJS Diprediksi Naik 2025
Jabatan Ketua Umum DPP Partai Golkar kosong setelah pengunduran diri Airlangga Hartarto. Seiring dengan kekosongan tersebut, berbagai spekulasi mengenai calon pengganti terus berkembang.
Di antara nama-nama yang dianggap pantas untuk mengisi jabatan tersebut adalah Wakil Ketua Umum Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
