Visi tersebut memuat tiga fokus utama. Pertama, pembenahan tata kelola melalui sistem kerja yang lebih efektif dan terdigitalisasi. Kedua, pengembangan riset yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah.
Ketiga, peningkatan reputasi global melalui penguatan kegiatan akademik, penelitian, dan capaian kelembagaan.
Arba memiliki latar belakang pendidikan Kimia di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO pada 2000–2004. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia bekerja sebagai dosen honorer atau kontrak di Jurusan Kimia FMIPA UHO pada 2004–2006.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2006–2008 melalui beasiswa Islamic Development Bank (IDB). Pada 2008, ia dinyatakan lulus seleksi calon pegawai negeri sipil sebagai dosen tetap.
Pendidikan doktoralnya di bidang Farmasi ditempuh di ITB pada 2010–2015. Di tengah masa studi tersebut, pada 2012, ia menjalani riset selama satu tahun di Jepang mengenai fotosintesis Spirulina platensis.
