Baca Juga: SMA Negeri 12 Kendari Raih Akreditasi A Kuota Bebas Tes 40 Persen

“Satu kapal, tapi dari jetty mana, itu kami kurang tahu,” tambahnya. Ia menyebutkan bahwa koordinasi dengan pihak kementerian masih akan dilakukan untuk mengetahui langkah lebih lanjut terkait penangkapan ini.

Humas Bakamla, Kolonel Gugun SR, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, berkilah belum mengetahui lebih banyak mengenai penangkapan sebuah kapal tongkang bermuatan ore nikel. “Kapan waktunya? Baru-baru ini?” tanya Gugun.

Sebagai informasi, Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Tenggara pada 6 Desember 2024, di mana Ketua Tim Rombongan, Rudianto Lallo, turut menanggapi isu penangkapan kapal yang kembali dipertanyakan.

“Yang pertama itu Bakamla menjadi domain Komisi I, baru kami dengar ini, kami akan masih tindak lanjuti,” kata Rudianto di depan Mako Polda Sultra.