Kondisi itu turut memengaruhi kehidupan ekonominya. Ruli juga mengungkapkan kehilangan keluarga setelah peristiwa tersebut.
Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan agar lebih banyak masyarakat yang membutuhkan memperoleh manfaat.
“Sangat membantu. Mudah-mudahan setiap tahun ada begini agar yang lain dapat manfaat. Saya akan lebih mudah beraktivitas dan bekerja,” ungkap Ruli.
Selain fasilitasi pembuatan kaki dan tangan palsu, Sentra Meohai Kendari juga menyalurkan bantuan sosial untuk pemenuhan hidup layak kepada sembilan orang tua siswa pendidikan nonformal yang mengikuti pembinaan di Sentra Meohai.
Riki mengatakan, pihaknya akan melakukan monitoring, evaluasi, dan bimbingan lanjutan untuk memastikan tidak ada kendala yang dialami penerima manfaat, terutama dalam penggunaan alat bantu. Pemantauan juga dilakukan terhadap penerima bantuan pemenuhan hidup layak.
