”Penyelenggaran haji tahun ini sangat sukses karena minim keluhan. Ini semua berkat upaya tak kenal lelah para petugas haji yang bekerja all out siang dan malam untuk memastikan para jemaah mendapatkan pelayanan terbaik. Kesuksesan ini kami yakini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Kementerian Agama,” kata Husain kepada Telisik.id.
Lebih lanjut dia menyampaikan, berdasarkan hasil pantauan baik di media sosial maupun pemberitaan media mainstream, penyelenggaraan haji mendapat pujian dari sebagian besar jemaah. Semua ini tentu saja tidak terlepas dari arahan dan komitmen Gus Menteri selaku Amirul Hajj dalam memberikan pelayanan haji yang berkualitas.
”Gusmen memantau langsung penyelenggaraan haji dan mengatasi masalah yang terjadi seperti pada insiden keterlambatan Masyariq (Perusahaan Layanan Haji Saudi Arabia). Gusmen mengajukan protes dan menyampaikan kepada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Dr.Tawfiq Fawzan Al-Rabiah mengenai pelayanan yang kurang optimal terhadap jemaah Indonesia. Tidak ada kompromi dari Menag bila ada hal krusial yang terjadi,” urainya.
Wujud ketegasan lain Gusmen, dia melarang adanya pungutan biaya bagi mereka yang menggunakan jasa Badal melontar jumrah, meskipun penggunaan Badal ini sah secara fikih. Gusmen telah berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh jemaah haji Indonesia.
Baca Juga: Satu Jemaah Haji Lansia dari Sumatera Utara Gagal ke Mekkah, Ini Sebabnya
