Ketua Papdesi Sultra itu menyayangkan aksi penyegelan. Menurutnya, apapun alasannya, warga tidak dibenarkan melakukan penyegelan terhadap fasilitas pemerintah. Apalagi, alasannya tidak jelas.  

"Saya sebagai kepala wilayah kecewa dengan warga yang menyegel balai desa. Seharusnya mereka koordinasi dulu agar persoalannya didudukkan bersama-sama," kata Inpres.

Persoalan pemecatan imam desa, menurut mantan Kades Kafofo itu, ia tidak mengetahui persis masalahnya. Apalagi, sampai saat ini tidak ada pemberitahuan dari warga yang melakukan penyegelan.

Baca juga: 30 Perawat RS Bahteramas tak Bisa Lebaran Bersama Keluarga

"Saya buka segelnya, karena tidak diketahui apa motifnya. Mereka juga tidak pernah berkoordinasi," terangnya.