"Kalau saya dari MAN I Konsel, saya satu aliansi dengan sekolah korban. Tapi, pada saat di lapangan, kita belum sempat ketemu karena sudah ada polisi yang datang," ungkap KS kepada Telisik.id, Selasa (5/9/2023) malam.

Sementara itu Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman mengatakan, telah mendengar isu aksi tawuran dan melakukan pengamanan di malam sebelumnya, hingga kejadian tersebut bisa diantisipasi melalui razia skala besar yang melibatkan Samapta Polda, Brimob Polda, dan Polresta Kendari dengan jumlah personel sebanyak 200 kekuatan polisi berseragam.

Baca Juga: Usai Upacara HUT ke-78 RI, Puluhan Pelajar di Sumatera Utara Diduga Hendak Tawuran Diamankan Polisi

"Ini adalah upaya kami dalam memberikan efek jera kepada para pelajar yang sering terlibat dalam aksi-aksi tawuran," tutur Eka.

Untuk mengantisipasi kejadian yang sama terulang kembali, lanjut Eka, pihakya telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Kendari serta kepala sekolah lingkup Kota Kendari.