Rumah Sakit Bahteramas sendiri telah menangani 64 pasien DBD sejak 1 Januari 2024 hingga 16 Januari 2024. Namun, tersisa 39 pasien yang masih dalam perawatan.
Baca Juga: Penderita DBD di Sulawesi Tenggara Naik Signifikan Capai 333 Kasus
Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, Usnia mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh dinkes kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus DBD.
“Di Kota Kendari kami sudah membagi tugas dengan melibatkan Dinkes Sultra, Kota Kendari dan KKP dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan DBD dengan melaksanakan fooging,” kata Usnia. (B)
Penulis: Erni Yanti
