"Sekitar pukul 10:30 Wita, saya pulang pas masuk di jalan poros dari kebun antara Lasitarda-Tobaku kira sekitar 1 kilometer lebih dari persimpangan jalan poros Lasitarda-Tobaku (menuju by pass) saya temukan anak di jalan yang lagi menangia," kata Salahuddin.

Baca Juga: Lima Orang Hilang di Hutan Saluro Luwu Timur Ditemukan Selamat

Melihat balita di jalan, Salahuddin kaget. Dia menghampiri anak itu setelah itu berteriak untuk mencari tahu keberadaan orang tua balita ini.

"Saya kaget, kenapa ada anak-anak menangis di sini. Saya teriak berkali-kali anak siapa ini kenapa dibiarkan menangis di sini tapi tidak ada balasan. Persangkaan saya mungkin ada petani cengkeh yang tinggalkan anaknya sampai jalan sendiri," ujarnya.

Karena tidak ada respons, akhirnya Salahuddin membawa anak tersebut ikut bersamanya menggunakan motor ke perkampungan (Desa Ujung Tobaku) sambil mencari tahu siapa orang tua dari anak itu. Namun, tidak ada yang tahu hingga akhirnya anak tersebut di bawah ke rumahnya di Kecamatan Lasusua.