KENDARI, TELISIK.ID - Seorang balita bernama Fani Fatul Jannah (2) yang meninggal karena terseret arus banjir di Kendari, saat ini telah dievakuasi ke rumah duka.

Kepala KPP Kendari Muhamad Arafah, menyampaikan perkembangan hasil pencarian terhadap seorang balita yang terjatuh di selokan akibat banjir di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

Pada pukul 08.25 Wita korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 50 meter arah tenggara dari lokasi, selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

"Dengan ditemukannya korban tersebut, Ops SAR KMM terhadap seorang anak yang terjatuh di selokan akibat banjir di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing," kata Muhamad Arafah.

Diperoleh informasi dari Polsek Baruga, korban Fani Fatul Jannah hanyut terbawa banjir akibat tingginya curah hujan di Lorong Puao, Jalan Brigjen Muh Yunus, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada hari Senin (4/3/202) sekitar pukul 02.30 dini hari, yang diperkirakan setinggi pinggang orang dewasa.