Baca Juga: Kronologis Balita di Kendari Terbawa Arus Banjir Ditemukan Meninggal Dunia

Menurut keterangan orang tua korban, Sumardin, sekitar pukul 02.30 Wita, ia bersama istri dan anaknya mengungsi ke rumah Ketua RW 07, Suyitno. 30 menit kemudian, ia melihat situasi air sudah mulai surut. Sumardi bersama istri dan 2 orang anaknya yang masih balita pulang ke kamar kosnya. Namun di saat berjalan pulang, ibu korban, Dea Deyanti Permata bersama anaknya Fani Fatul Jannah, terpeleset ke saluran drainase hingga terbawa arus.

Ketua RT setempat bersama warga berusaha menolong Dea dan anaknya karena arus air begitu deras. Dea berhasil diselamatkan namun korban tidak ditemukan.

Baca Juga: Geger Seorang Balita Terbawa Arus Banjir di Kendari

Pada pukul 03.30, tim SAR tiba di lokasi kemudian melakukan upaya penyisiran dan pencarian terhadap korban di saluran drainase hingga ke Sungai Wanggu, namun korban tidak ditemukan.