Informasi kasus gizi buruk di kampung Runa diketahui tiga pekan lalu. Ipda Arsy bahwasannya ingin melakukan kunjungan rumah tapi batal setelah diinformasikan bahwa Moi sudah dua pekan lalu masuk rumah sakit.
Baca Juga: Upaya BKKBN Sulawesi Tenggara Turunkan Stunting dengan Libatkan Mitra Strategis
Ipda Arsi dan dua orang anggotanya datang untuk menyerahkan uang dan susu kepada Getrudis Ani. Selain itu Ipda Arsi juga sedikit memberi wejangan kepada Getrudis seputar pola asuh anak dan gizi keluarga.
“Kita memberikan edukasi yang sesuai dengan pedoman penanggulangan stunting. Jadi ibu sampai di rumah nanti rajin konsumsi daun kelor dan susu kedelai ya. Pelihara ayam supaya telurnya rutin diberikan kepada adik Moi dan kakaknya yang ternyata pernah alami gizi buruk,” pesan Ipda Arsy.
Lebih lanjut ia berkomitmen ikut memerangi masalah stunting di wilayah Polsek Kuwus.
