Sementara itu, Direktur Eksekutif LSM Sintesa, Dede Sudair, menyampaikan saat ini sebanyak 170 mahasiswa dari Universitas Halu Oleo diikutkan dalam program agroekologi di sembilan desa binaan Sintesa dengan durasi kegiatan selama 4 bulan.
"Dari UHO sudah masuk tahap kedua, saat ini jumlah mahasiswa yang kami bina 170 orang, sebelumnya ditahap pertama sekitar 150 orang, sedangkan Unsultra masih dalam proses," jelasnya.
Hugua menyampaikan harapannya agar program yang dijalankan oleh LSM Sintesa ini bisa menjadi contoh bagi pemerintah untuk mengembangkan pertanian berbasis agroekologi, sebab menurutnya, sistem agroekologi dapat mewujudkan kedaulatan pangan bagi masyarakat. (C-Adv)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Fitrah Nugraha
