Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan tersebut dan menegaskan "serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil adalah pelanggaran hukum internasional". Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg menyebut serangan itu "eskalasi yang serius".

Houthi juga mengklaim serangan Saudi pada Minggu menghantam sebuah rumah di Sanaa, menewaskan seorang anak dan melukai enam orang lainnya, serta menghantam bandara di ibu kota yang dikuasai pemberontak itu. Klaim ini belum diverifikasi secara independen.

Serangan-serangan ini terjadi di tengah eskalasi pertempuran antara Houthi yang didukung Iran dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi. Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan keterlibatan militernya di Yaman, melancarkan serangan udara dan mendukung serangan balasan pemerintah Yaman setelah Houthi merebut wilayah strategis di pesisir Laut Merah bulan lalu.