Jadi, baik jabatan maupun kepangkatan, Idham atasan ADS. Tetapi, bagaimanapun, ADS kakak tingkatnya ketika di Akpol. Ketika Idham baru menjadi taruna Akpol, ADS sudah di tingkat III. Ia juga lebih muda dua tahun daripada ADS.
‘Toh’ Idham di hadapan ratusan anak buahnya tak sungkan-sungkan menyapa ‘Bang’ pada ADS. Dipastikan, hal yang sama juga dilakukan oleh para Bhayangkara yang lain kepada para seniornya.
Nanti, bila serah-terima jabatan atau pelepasan Kapolri Idham, sapaan ‘Bang’ akan kembali meluncur ringan pula dari Listyo Sigit Prabowo (Akpol 1991). Begitu pula saat ia melepas Wakapolri, Komjen Pol. Dr. Gatot Edy Pramono (GEP, 1988A). Kini GEP ‘diambil’ oleh Menteri BUMN menjadi Wakil Komisaris Utama PT. Pindad.
Perilaku santun serupa, misalnya, juga biasa dilakukan Irjen Pol Drs. Purwadi Ariyanto, M.Si (1988B). Tengah bincang-bicang bersama penulis dan sejumlah stafnya, Kapolda Lampung ini menyapa ‘Bang’ kepada seorang staf senior berpangkat Kombes. Komunikasi ‘atasan-bawahan’ jadi berubah renyah dan cair.
Rupanya, sapaan ‘Bang’ lanjutan tradisi ketika masih Taruna Akpol. Waktu itu, ‘adik asuh’ menyapa kakak tingkatnya ‘kakak asuh’. “Sapaan itu tradisi sejak masih di taruna Akpol,” kenang Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K. M.H., lulusan Akpol 1996.
