Tradisi ini akan dilakukan apabila sedang musim paceklik ikan dan kondisi cuaca buruk di laut, sehingga nelayan penangkap ikan tidak bisa melaut.
Selain itu juga dikarenakan masalah seperti musim kemarau panjang, te koranga mbea’e o hoto nei (gagal panen), o hama’o na bha’ehembulata ikoranga (banyaknya panen terserang hama) dan kelelei (ternak sering mati), maka bangka mbule-mbule berfungsi sebagai media ritual yang bisa menghubungkan antara manusia dengan te onitu mbeaka iita (mahkluk halus) agar untuk tidak mengganggu kehidupan masyarakat yang ada di desa Mandati. (B-Adv)
Penulis: Adinda Septia Putri
Editor: Haerani Hambali
