Menurut wali kota, dari sejumlah daerah yang telah menjalankan program food truck di Indonesia, Kota Kendari yang terbanyak mendapat kuota.
"Ini tidak mudah dan tidak murah, satu truk ini seharga Rp 600 juta, sehingga kalau ada 10 unit berarti Rp 6 miliar dipercayakan untuk Kota Kendari," ungkapnya.

Hal ini lanjut wali kota, menunjukkan Kota Kendari sudah mendapatkan kepercayaan dari luar, sebab Kota Kendari memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang memadai. Selanjutnya pemerintah akan terus mengudang investor dan memfasilitasi masyarakat dengan menyediakan infrastruktur pendukungnya.
