"Konsep yang baru kita sesuaikan dengan era pandemi saat ini, dimana kita bukan resto tertutup, tetapi kita modelnya food truck. Protokol kesehatan diterapkan disini sehingga orang bisa take away (dibawa pulang) dan makan minum di ruang terbuka sehingga tidak menimbulkan kerumunan," jelasnya.
Dia menegaskan, konsep baru yang ditawarkan ini memberikan pesan pada para pelaku usaha untuk terus bangkit, tidak menyerah, menyesuaikan diri dengan situasi saat ini.
Tentang keterlibatan pelaku UMKM, pihak Baba Rafi terbuka, namun dengan beberapa syarat dan ketentuan. Jika syarat dan ketentuan terpenuhi mereka segera men-display-nya di food truck Baba Rafi.
Menjawab tantangan pemerintah mengelola food truck, wali kota melantik dan mengukuhkan pengurus Kendari Preneur.
Ketua Kendari Preneur Syarif Maulana mengaku siap menjalankan amanah, utamanya membangkitkan UMKM dengan fasilitas 10 unit food truck.
