KENDARI, TELISIK.ID - Menata kawasan kumuh di Kelurahan Puday dan Kelurahan Lapulu, dengan konsep Water Front City, Pemkot Kendari mendapatkan dukungan dari Kementerian PUPR melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, kawasan kumuh di Puday dan Lapulu akan ditata menjadi kawasan terbuka bagi publik.

"Setelah kita sukses menata kawasan kumuh Kelurahan Bungkutoko dan Kelurahan Petoaha dengan konsep Water Front City. Hal serupa tahun ini dilakukan di wilayah Puday dan Lapulu," ungkap Wali Kota Kendari.

Kepala Bappeda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala menjelaskan, total keseluruhan lahan yang akan didata dalam segmen kawasan Pudai-Nambo seluas 38,4 hektare, sedangkan di Kelurahan Puday dan Kelurahan Lapulu yang bakal ditata seluas 14,7 hektare.

"Kawasan ini akan ditata ulang  permukimannya agar menjadi kawasan yang layak huni," jelasnya.