Ketua DPD II Golkar Muna itu tak membayangkan kenapa hingga RS itu hampir setiap saat menjadi sorotan masyarakat. Padahal dengan dialihkanya menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) bertujuan untuk peningkatan mutu pelayanan. Toh, hasilnya sangat tidak memuaskan.

 "Sama sekali tidak ada perubahan. Bangunan begitu megah, tapi tidak didukung dengan pelayanan dan fasilitas," semprotnya.

Baca Juga : Mulfacri dan Drajad Siap Majukan PAN di Bawah Kepemimpinan Zulhas

Koleganya, Awal Jaya Bolombo, Anggota Komisi III menerangkan, persoalan yang terjadi di RS tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pihak manajemen RS diminta untuk memperbaiki pelayanan serta fasilitas penunjang lainnya. 

"Utamanya obat-obatan harus dilengkapi, jangan selalu membebani pasien membeli obat diluar dengan harga yang begitu mahal," katanya.