Warga khawatir jika hujan deras kembali turun, genangan air dapat meluap dan menimbulkan banjir bandang.
Tidak hanya itu, banjir turut menyeret satu rumah warga di Dusun III, Desa Sawangaoha, serta memutus jalan tani sepanjang 500 meter yang biasa digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan.
Sekretaris Desa Jabal Nur, Isdayanti Adam, menyebutkan bahwa bencana yang terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 22.30 Wita itu menyebabkan kerusakan cukup parah di wilayahnya.
“Sekitar 3 hektare kebun warga rusak, 1 jembatan permanen putus, dan 500 meter jalan tani hilang tersapu banjir. Saat ini ada 41 KK di Dusun III dan IV yang terancam terisolasi,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Kata Isdayanti, pihak desa telah menyampaikan laporan resmi kepada pemerintah kabupaten dan BPBD Kolaka Utara untuk segera dilakukan penanganan darurat.
