“Kami sudah bersurat dan mengirimkan data kerusakan lengkap. Semoga segera ada langkah penanggulangan agar warga tidak terisolir terlalu lama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sawangaoha, Andika Ilmansyah, mengatakan banjir juga berdampak di wilayahnya. Satu rumah warga nyaris terseret arus, sementara jembatan alternatif menuju Desa Jabal Nur tertimbun material longsor.
“Material longsor menutup sebagian besar sungai. Kami sudah sampaikan laporan ke BPBD dan berharap penanganan cepat,” tuturnya.
Andika juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan atau longsor tambahan, mengingat sebagian besar aliran sungai kini tertutup tanah dan batu.
Salah satu warga setempat, Sakkir, yang ikut memantau langsung lokasi bencana, mengungkapkan bahwa material longsor telah menutup aliran sungai sepanjang sekitar 50 meter dengan ketinggian material mencapai beberapa meter.
