Baca Juga: Viral Mahasiswi Penerima PIP Kuliah Hidup Hedon dan Suka Dugem, Begini Nasib Beasiswanya
“Hampir seluruh aliran sungai tertutup. Timbunan material juga sangat tinggi, kalau hujan turun lagi, air bisa meluap karena aliran sungai menyempit. Ini situasi yang rawan, apalagi bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai,” jelasnya.
Menurut Sakkir, warga di Dusun III dan IV belum sepenuhnya terisolasi, namun akses alternatif yang tersedia sangat terbatas dan berbahaya karena harus melewati jalur curam.
Warga berharap pemerintah daerah melalui BPBD dan DPRD Kolaka Utara segera turun meninjau lokasi untuk menilai kondisi sebenarnya dan mencari solusi darurat yang bisa ditempuh.
“Kalau dibiarkan terlalu lama, warga bisa benar-benar terputus dari akses luar. Kami hanya berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk memberikan solusi," harap Sakkir. (A)
