"Jadi saat ini, pada 14 Juli 2023 telah keluar SP2HP, terlapor telah dipanggil. Namun berdasarkan informasi yang kami dapat terlapor mangkir dari panggilan. Harapan kami penyidik segera membongkar dugaan kejahatan perbankan yang dialami klien kami," terangnya.
Di lokasi yang sama, Gery Sutjipto berharap penyidik Polda Sumatera Utara untuk segera membongkar dugaan kejahatan perbankan yang dialaminya.
"Saya Gery Sutjipto mengucapkan terima kasih kepada penyidik Polda. Saya juga berharap penyidik dapat membongkar kasus yang saya alami ini," tambahnya.
Diakui Gery, laporan itu dilakukan disebabkan aset atau rumahnya dilelang oleh pihak Bank OCBC NISP Medan diduga dengan sepihak.
"Karena saya belum bisa bayar kredit, akhirnya rumah saya yang saya agunkan di bank itu dilelang pihak bank. Lelang itu tanpa memberikan kesempatan kepada kami kreditur," ucapannya.
