“Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam peningkatan layanan, khususnya pada jasa kustodian dan layanan prioritas yang kami yakini akan memberikan nilai tambah bagi nasabah. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas Bank Sultra agar semakin kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan industri perbankan,” ujarnya.

Andri menambahkan, pembentukan KUB bersama Bank Jatim adalah bentuk kepatuhan terhadap regulasi OJK mengenai pemenuhan modal inti minimum.

Baca Juga: Suntik Modal ke Bank Sultra, Bank Jatim Enggan Ungkap Nilai dan Persentase Saham

“Dengan dukungan penyertaan modal dari Bank Jatim, Bank Sultra mendapatkan fondasi yang lebih kuat untuk memperluas bisnis, meningkatkan efisiensi, serta membuka peluang sinergi baru yang berdampak positif bagi pertumbuhan perusahaan,” jelasnya.

Dengan terjalinnya kerja sama strategis ini, Bank Sultra dan Bank Jatim optimistis dapat memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.