JAKARTA, TELISIK.ID - Pembagian bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah kepada masyarakat miskin yang terdampak COVID-19 masih belum tepat sasaran. Kondisi ini menimbulkan gerakan protes dari masyarakat hingga kepala desa.
Tak sedikit aksi protes dilakukan oleh masyarakat dan kepala desa atas masalah Bansos yang tidak tepat sasaran ini. Untuk itu, Pemerintah lewat Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial bekerja sama dengan perangkat desa (RT/RW) untuk memperbaiki mekanisme pendataan penerima Bansos.
"Ini untuk mensinkronisasikan data penerima yang dikerjakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, sehingga data penerima Bansos dapat dipertanggungjawabkan, serta pendistribusian Bansos tepat sasaran," kata Ketua MPR-RI Bambang Soesatyo kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).
Dikatakan Bambang Soesatyo, Pemerintah Pusat harus meminta ke Pemerintah Daerah untuk menjamin keterbukaan akses data tentang penerima bantuan, realisasi bantuan dan anggaran yang tersedia bagi masyarakat harus sesuai.
Baca juga: Fadli Zon Dukung Keputusan Gubernur Sultra Tolak 500 TKA Tiongkok
