Lebih lanjut, Teten menjelaskan bahwa pasca pandemi COVID-19, kebutuhan belanja masyarakat terbatas pada kebutuhan pokok dan alat perlindungan diri. Oleh karena itu, pemerintah membantu Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) untuk memproduksi APD dan alat kesehatan lainnya, seperti masker.
“Waktu itu kita coba dampingi supaya mereka bikin masker, masker kain. Kami carikan juga bahan bakunya, kami carikan juga offtakernya,” ucap Teten.
Perihal kualitas, Teten menjelaskan, pemerintah terus mendampingi para pelaku usaha untuk memenuhi dan mengikuti standar WHO.
“Saya kira kita dampingi, kita juga kerja sama dengan Daruma yang melakukan quality control, kurasi produk, juga marketingya. Jadi kita juga mengikuti standar WHO,” tambah Teten.
Baca juga: Saran Mahfud MD Soal TPK Kembali Ditolak, MPR: Belajar Dari Kegagalan
