Anehnya, PT. Gruti dan PT. Teluk Nauli tersebut beroperasi di Kecamatan Tello, Kabupaten Nias Selatan. Sedangkan bantuan yang disalurkan kedua perusahaan tersebut dialihkan ke masyarakat Polonia Medan.

"Saya sedih dan mau ketawa mendengar penjelasan dari pihak PT. Gruti dan PT. Teluk Nauli yang memberikan bantuan kepada masyarakat Polonia di Medan. Apa itu, kalian menghabisi hutan di Pulau Tello, Nias Selatan. Kok, masyarakat Polonia Medan yang kalian bantu. Ingat jugalah masyarakat Nias Selatan," tegas Thomas Dachi.

Politisi Partai Gerinda dapil VIII ini, mengakui saat pandemi Corona sudah beberapa kali menghubungi PT. Gruti dan PT. Teluk Nauli agar membantu masyarakat Kabupaten Nias Selatan di tengah pandemi COVID-19.

"Menghubungi kalian lebih susah dari menteri. Pejabat saja pun kalau kita telpon berkali - kali pasti dibalasnya," pungkas Thomas Dachi dengan nada tinggi kepada kedua perusahaan yang datang di RDP DPRD Sumut itu.

Sementara, pihak PT. Gruti, Mawardi Nasution menanggapi keluhan komisi B DPRD Sumut, Thomas Dachi dengan minta maaf.