Dikarenakan jalur dari arah Kota Kendari sangat lebar dan mempunyai akses dua jalur, sedangkan pada saat tiba di ujung dua jalur tersebut, jalanan menikung tajam dan sangat sempit, ini menyebabkan banyak pengendara kaget dan terkadang terjadi kecelakaan karena panik tidak bisa mengendalikan kendaraannya.
"Banyak pengendara yang terlena dengan mulusnya dan luasnya jalanan yang dilalui, hingga tidak sadar bahwa di depan jalanannya kecil dan menikung," ungkap Ibu Hajrah, penduduk sekitar.
Baca Juga: Ratusan Lampu Terangi Jalan Poros Konawe - Kendari
Tambahnya, yang sering kaget dan panik pada saat lihat jalur ini kemungkinan orang yang baru pertama atau dua kali melewati jalur ini. Jalan ini sempit juga karena gunung yang berada di sebelah kiri, dan hari ini gunung itu sudah mulai dikeruk.
"Saya kebetulan kerja di Kendari dan setiap hari saya lewati jalan ini malam atau siang, tergantung jadwal kerjaan saya," ujar Sinta, pengendara bermotor yang melintas.
