"Sehingga masyarakat dapat memilih kepala daerah secara rasional dan objektif. Tadi saya katakan banyak sekali alumni HMI yang bersiap diri menjadi calon, tentu berlomba-lombalah dalam kebaikan," ucap Ahmad.
Ia juga mempersilakan kader-kader KAHMI melakukan sosialisasi menggalang dukungan kepada rakyat.
Lebih lanjut, Ahmad mengatakan, meski secara institusi KAHMI bersifat independen, ia meminta kader untuk memperjuangkan dirinya sendiri.
Dalam pertemuan silaturahmi itu, ia sangat bersyukur bahwa kader-kader HMI maju sebagai kepala daerah, menjadi pemimpin yang berkualitas.
Ramah Tamah Kader HMI Sulawesi Tenggara diikuti beberapa kadera pimpin daerah maupun partai, Abdurahman Saleh, Muhammad Endang, Ruksamin, Wa Ode Nurhayati, Abdul Muslim dan kader-kader HMI lainnya.
