Terhadap sejumlah paket yang telah mati kontrak tersebut karena lahan, kata dia, pihaknya akan melakukan addendum atau penambahan waktu kerja.
Senada dengan Kadis DLH Busel, La Singepu. Kadis yang merangkap PPK ini juga mengakui bila keterlambatan pelaksanaan proyek dudukan patung itu terjadi karena polemik lahan yang belum dibebaskan.
Terhadap kelanjutan waktu kerja, kata dia, pihaknya akan memberikan addendum kepada kontraktor pelaksana."kita akan addendum," pungkasnya. (A)
Penulis: Deni Djohan
Editor: Musdar
