"Aku sendiri memulai debut ketika umur 18 tahun. Dan aku sudah bekerja setelah lulus dari sekolah menenanghku," ungkap Maria Ozawa.

Maria Ozawa mengakui kalau saat itu dirinya tidak memiliki keahlian apapun untuk bekerja dan mendapat gaji tinggi.

Sementara itu dilansir dari tabloidbintang.com, dalam buku populer berjudul The Namelesa Woman, karya Atsuhiko Nakamura, sang penulis berdasarkan sumber pelaku industri film porno membeberkan, banyak gadis muda Jepang tergiur dengan kesenangan semu yang terlihat dari industri tersebut.

“Banyak gadis yang terjun ke industri film dewasa tiap tahunnya, rata-rata memiliki tujuan yang sama. Beberapa karena ingin memiliki uang banyak, sementara yang lainnya karena merasa nyaman berhubungan seks disaksikan orang-orang dan merasa pekerjaan itu sangat mudah,” terang Atsuhiko Nakamura.

Fakta banyaknya gadis muda yang menjadikan bintang film porno sebagai tujuan hidupnya membuat persaingan makin ketat. Hal itu diduga menjadi alasan banyak  para bintang porno yang memilih pensiun lebih cepat.