KENDARI, TELISIK.ID - Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Puskesmas Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengelola puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pelatihan terakreditasi A ini akan digelar secara daring pada 2–11 Maret 2026, menyasar aparatur sipil negara (ASN) yang telah memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun di puskesmas dan diproyeksikan menjadi pimpinan unit layanan kesehatan tingkat pertama.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Andi Edy Surahmat, menegaskan pelatihan yang akan diselenggarakan merupakan langkah strategis untuk memperkuat manajemen puskesmas, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan kesehatan daerah.
Baca Juga: Peluang Usaha: dari Frozen Snack dengan Modal Terjangkau
"Puskesmas adalah ujung tombak seluruh program pelayanan kesehatan. Karena itu, tenaga kesehatan yang mengelola puskesmas harus memiliki kompetensi manajerial yang kuat agar mampu menerjemahkan integrasi layanan primer secara nyata di lapangan,” ujar dr. Andi Edy, Rabu (4/2/2026).
