Ia menyebutkan, Bapelkes sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan memiliki peran penting dalam membuka akses peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, terutama untuk mendukung visi dan misi Gubernur Sulawesi Tenggara di sektor kesehatan.

 

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan perencanaan, pengelolaan, dan pengendalian layanan puskesmas berbasis ILP.  

Sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kepala Bapelkes Sulawesi Tenggara, Dr. Mutalib, menjelaskan bahwa program ini terbuka bagi ASN yang memenuhi persyaratan administrasi, termasuk izin tertulis dari pimpinan instansi dan komitmen mengikuti pelatihan hingga selesai.