KENDARI, TELISIK.ID - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tenggara, melakukan rapat koordinasi percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Bumi Anoa.

Kemiskinan ekstrem merupakan permasalahan bangsa yang mendesak dan memerlukan langkah-langkah penanganan dan pendekatan yang sistematik, terpadu dan menyeluruh dalam rangka mengurangi beban dan memenuhi hak-hak dasar warga negara secara layak.

Kegiatan Bappeda Sulawesi Tenggara ini dibuka oleh Sekretaris Bappeda, Wa Ode Muslihatun yang dalam penyampaiannya menuturkan, pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu tujuan pembangunan Indonesia, termasuk dalam target dari Bappeda sendiri.

Presentase penduduk miskin ekstrem di Sulawesi Tenggara sebesar 2,54 persen, lebih tinggi dari pada angka kemiskinan ekstrem nasional sebesar 2,04 persen dari 17 kabupaten/kota yang ada.

Baca Juga: Lakukan 17 Tujuan, Bappeda Sulawesi Tenggara Gandeng BPS dan OPD Terkait