Selain itu, Bappeda juga bertanggung jawab dalam mengelola anggaran agar semua OPD dapat bekerja secara terpadu dan memastikan keberhasilan program yang telah dirancang baik oleh Pemerintah Pusat maupun daerah.
Meskipun tantangan yang dihadapi dalam penanganan stunting sangat kompleks, Bappeda optimis dapat menurunkan angka stunting. Secara nasional, target penurunan angka stunting ditetapkan sebesar 14 persen, dan upaya yang dilakukan akan melibatkan kerjasama dari berbagai pihak terkait serta pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan.
Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, diharapkan upaya penanganan stunting dapat memberikan dampak positif bagi kualitas generasi mendatang dan memaksimalkan potensi bonus demografi untuk kemajuan bangsa.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara, Asmar mengatakan, program percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tenggara menunjukkan hasil positif. Hal itu dibuktikan dengan angka stunting dalam setahun ini mengalami penurunan hingga 2,4 persen.
Baca Juga: Bappeda Sulawesi Tenggara Gelar Pembekalan Tim Penilai Kinerja Penurunan Stunting
