Robert berharap Bappeda dapat melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap pelaksanaan program yang telah terealisasi, agar mengetahui area yang menjadi kendala dalam pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan sekaligus merumuskan rekomendasi perbaikan.
“Pengalokasian dekonsentrasi dan tugas pembantuan masih perlu didorong untuk mendukung pencapaian kinerja prioritas nasional dan provinsi serta kabupaten/kota,” harapnya.
Kabid Perencanaan Makro Bappeda Sultra, Hasrulah, mengatakan kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun sebagai konsolidasi dalam penyelenggaraan tugas pembantuan untuk melakukan monitoring evaluasi pelaksanaan tugas-tugas pembantuan di daerah.
“Dalam rangka sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat melalui Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) 2024 dan pemerintah provinsi, kabupaten/kota melalui Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024,” bebernya.
Baca Juga: Peran Kader Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kota Kendari
