Sementara itu, Nike Roso Wulandari menuturkan peran BPS dalam pengukuran, pencapaian, implementasi TPB adalah menyediakan data/indikator untuk monitoring capaian implementasi TPB, melakukan validasi terhadap indikator TPB yang dihasilkan K/L, melakukan pengembangan kegiatan survei/sensus dalam rangka mendukung penyediaan indikator TPB yang belum tersedia, dan melakukan kerja sama dengan K/L dalam penyediaan indikator TPB yang menjadi tanggung jawab K/L.

Ia menambahkan, tidak semua indikator global dapat disetarakan dengan indikator pada RPJMN/ RPJMD maupun metadata TPB. Edisi awal metadata TPB meliputi 17 goals, 94 target, dan 319 indikator. Namun, menurutnya indicator yang perlu ditingkatkan ialah indicator global yang belum dimiliki Indonesia.

"Indikator global yang harus dikembangkan, yaitu indikator global yang belum dimiliki Indonesia dan belum ada produksinya di nasional karena metadata global belum," tambahnya. (A-Adv)

Penulis: Ahmad Badaruddin

Editor: Haerani Hambali