Adapun mayoritas modus pelaku adalah menyeludupkan narkoba sabu menggunakan kemasan teh. Namun demikian, aksi pelaku terendus oleh pihak kepolisian.
Menurutnya, bungkus teh tersebut diproduksi di salah satu provinsi di Myanmar.
"Paket bungkus-bungkus teh Cina tempat produksinya kami duga berasal dari salah satu provinsi di Myanmar," jelasnya.
Oleh sebab itu, Krisno menambahkan, pihaknya memburu seorang yang telah masuk ke daftar pencarian orang (DPO) berinisial Mr X.
“Ada satu DPO mr X, sedang dikembangkan," ungkap dia.
