KENDARI, TELISIK.ID - Harapan Lulo Kadarmawan, untuk terus bertahan mengabdi sebagai tenaga security pada SDN 51 Kendari, akhirnya pupus.

Sejak Jumat (15/4/2022) kemarin, pria berusia 32 tahun ini, dibebas tugaskan alias dipecat, oleh oknum Kepala SDN 51 Kendari. Mirisnya pria satu anak ini, dikeluarkan hanya dengan pemberitahuan via media WhatsApp.

Sikap arogansi lembaga pendidikan tempatnya dulu bekerja selama tiga bulan lamanya, tentu saja membuat Lulo Kadarmawan meradang. Mengingat, saat ini tengah bulan suci ramadan, tentunya harapan untuk mendapatkan penghasilan sebagai tenaga security, bisa diterimanya.

“Saya dipecat Ibu kepala sekolah hanya lewat pesan WA (WhatsApp). Bunyi WAnya, agar Sabtu (hari ini), jangan mi lagi masuk. Karena sudah ada penggantiku,” ujar Lulo.

Ia menambahkan, dari pesan WA itu pula yang berencana menggantikan dirinya seorang aparat TNI bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa). Tujuannya, biar lebih disiplin.